Prosedur Kenaikan Gaji Berkala

Prosedur Kenaikan Gaji Berkala adalah proses dalam kepegawaian yang berkaitan dengan peningkatan gaji yang diberikan kepada Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang telah mencapai masa kerja yang sesuai dengan golongan yang ditentukan untuk kenaikan gaji berkala. Kenaikan ini terjadi setiap 2 tahun sekali dan harus memenuhi persyaratan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Dasar Hukum:

  1. Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN): Undang-undang ini mencakup berbagai ketentuan terkait kepegawaian, termasuk kenaikan gaji berkala.

  2. Keputusan Presiden Nomor 16 Tahun 1994 pasal 51 ayat (1) tentang Kenaikan Gaji: Keputusan Presiden ini memberikan dasar hukum untuk pelaksanaan kenaikan gaji PNS.

  3. Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2003 tentang Gaji Pegawai Negeri: Peraturan ini mengatur sistem gaji PNS, termasuk kenaikan gaji berkala.

Prosedur Operasi Standar: Proses kenaikan gaji berkala melibatkan serangkaian langkah sebagai berikut:

  1. **Pegawai yang bertugas dalam pemrosesan kenaikan gaji berkala membuat daftar nominatif pegawai yang memenuhi syarat untuk kenaikan gaji berkala. Hal ini melibatkan pemeriksaan data dan permintaan Surat Keputusan (SK) Kenaikan Pangkat atau Kenaikan Gaji Berkala terakhir kepada petugas arsip.

  2. **Petugas arsip memberikan data kelengkapan yang diperlukan untuk memproses kenaikan gaji berkala.

  3. **Pegawai pemroses kenaikan gaji berkala memproses kenaikan gaji berdasarkan berkas sebelumnya.

  4. **Kepala Sub Bagian menerima berkas kenaikan gaji berkala, meneliti, memeriksa, menindaklanjuti, dan memberikan persetujuan (memaraf). Selanjutnya, berkas diserahkan ke Kepala Bagian Umum dan Keuangan untuk diverifikasi.

  5. **Kepala Bagian Umum dan Keuangan menerima berkas kenaikan gaji berkala, meneliti, memeriksa, menindaklanjuti, dan memberikan persetujuan (memaraf). Selanjutnya, berkas diserahkan ke Wakil Direktur Bidang Umum dan Keuangan untuk diverifikasi.

  6. **Wakil Direktur Bidang Umum dan Keuangan menerima berkas kenaikan gaji berkala, melakukan pemeriksaan, menindaklanjuti, dan jika kenaikan gaji berkala sesuai, memberikan tanda tangan sesuai dengan kewenangan yang diberikan.

  7. **Staf Kepegawaian menerima kenaikan gaji berkala yang telah disahkan, melakukan stempel, dan menyerahkan pada pengagenda untuk didistribusikan.

  8. **Dilakukan distribusi kenaikan gaji berkala kepada para pegawai yang berhak menerima.

  9. **Terakhir, dilakukan penyimpanan dan dokumentasi Surat Keputusan (SK) Kenaikan Gaji Berkala beserta berkas administrasi terkait.

Persyaratan Administrasi: Untuk mengajukan kenaikan gaji berkala, pegawai harus memastikan memiliki berkas administrasi yang meliputi:

  • Surat Keputusan (SK) CPNS atau SK PNS
  • Surat Keputusan (SK) Kenaikan Pangkat atau Jabatan
  • Berkas Kenaikan Gaji Berkala sebelumnya, yang dapat digunakan sebagai referensi dan dokumentasi masa kerja sebelumnya.

Prosedur ini mencakup tahapan yang jelas dan memastikan bahwa kenaikan gaji berkala dilakukan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *