Layanan Prosedur mutasi PNS

Pada prosedur mutasi PNS setiap Instansi Pemerintah menyusun perencanaan mutasi PNS di lingkungannya atas dasar kesesuaian antara kompetensi PNS dengan persyaratan jabatan, klasifikasi jabatan dan pola karier, dengan memperhatikan kebutuhan organisasi. Selain itu, mutasi dilakukan paling singkat 2 (dua) tahun dan paling lama 5 (lima) tahun.

Adapun persyaratan teknis pengajuan mutasi meliputi surat permohonan mutasi dari PNS, surat usul mutasi dari Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) Instansi penerima dengan menyebutkan jabatan yang akan diduduki dan surat persetujuan mutasi dari PPK Instansi asal dengan menyebutkan jabatan yang akan diduduki, surat pernyataan dari instansi asal bahwa PNS yang diusulkan tidak sedang dalam proses atau menjalani hukuman disiplin dan/atau proses peradilan yang diterbitkan PPPK atau pejabat lain yang menangani kepegawaian paling rendah menduduki Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama. Berikut ini beberapa prosedur dalam pengajuan mutasi pegawai  PNS

Prosedur Pengajuan Mutasi

  1. Pengadministrasi KepegawaianMenerima surat permohonan mutasi dari pegawai yang bersangkutan lingkup PEPI
  2. Menyampaikan permohonan mutasi dari pegawai yang bersangkutan kepada Direktur PEPI
  3. Memberitahukan kepada pegawai yang bersangkutan untuk menghadap kepada Direktur PEPI
  4. Mengumpulkan berkas-berkas yang digunakan untuk pengajuan mutasi lingkup PEPI
  5. Membuat surat pengantar mutasi pegawai yang bersangkutan lingkup PEPI
  6. Menyampaikan surat pengantar usulan tersebut ke Kasubag Kepegawaian dan Kabag Administrasi Umum untuk membubuhkan
    paraf
  7. Menyampaikan surat pengantar usulan tersebut ke sekretaris untuk membubuhkan tanda tangan Direktur PEPI
  8. Menyampaikan dan mengirim surat pengantar dan berkas usulan mutasi lingkup PEPI
  9. Mengarsipkan surat pengantar lingkup PEPI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *